Adalah aku yang menanti fajar saat senja datang Kenapa fajar? Begitu fajar tiba, satu hari yang menyakitkan telah terlewati. Satu masa yang tersusahkan telah terlewati Aku tak sabar ingin bertemu fajar lagi Akan kuukir cerita dalam tiap detiknya Akan kutoreh canda dalam tiap menitnya Akan kulukis tawa di setiap jamnya. Pagi ini, aku bangun jam lima subuh, kecepatan memang, tak masalah. Kukatakan kecepatan, karena hari ini aku sedang libur beribadah. Biasanya, dalam keadaan seperti ini, aku bangunnya tiga puluh menit sebelum masuk kerja, tepatnya jam tujuh. Saat bangun, seperti ada rasa kehilangan, aku meraba-raba kasur, bantal dan guling. Dapat! Ternyata ponsel datarku tergeletak parah di bawah kasur. Keadaanya tragis dalam keadaan telungkup tak berdaya, langsung kusambar saja. Aku melihat aplikasi-aplikasi yang ada di dalamnya, ada ratusan chat dan notifikasi. Semua kuabaikan dan aku bergerak ke kamar mandi. Selesai mandi dan berpakaian rapi, aku membua...
Komentar
Posting Komentar